Generasi Produktif X Generasi Rebahan
Bangun
di waktu pagi buta adalah hal yang paling berat untuk di lakukan bagi sebagian
orang. Terlebih lagi jika malamnya ia begadang sampai larut malam, pasti sangat
berat sekali rasanya untuk bangun. Sebagai seorang muslim pada hakikatnya kita
mempunyai kewajiban untuk bangun pagi guna melaksanakan shalat wajib yaitu
shalat shubuh. Tapi tidak sedikit dari mahasiswa yang melakukan tidur kembali
setelah shalat shubuh. Apakah hal ini wajar ? apa kebiasaan ini bisa diubah? Apa
dampak buruk dari tidur pagi? Bagaimana cara mengatasinya? mari kita jawab
persoalan problematika ini lebih detail lagi.
Allah
tidak mengharamkan umat muslim untuk melakukan tidur di pagi hari, akan tetapi
Allah membenci orang yang tidur di pagi hari karena pada waktu tersebut banyak
sekali keberkahan yang dapat kita raih tetapi hanya sedikit orang yang bisa
meraihnya. Ujian di waktu pagi memanglah amat berat, seperti halnya dingin di
pagi hari serta rasa ngantuk yang amat sangat membuat kita ingin menikmati
tidur kembali. Sungguh, ketika seseorang itu menuruti hawa nafsunya untuk bisa
tidur lagi, syetan yang sebagai penggoda manusia akan semakin senang dan juga
menambahkan selimut yang ia buat agar kita merasakan kenyamanan. Akibatnya,
ketika terbangun untuk menjalankan shalat shubuh, ia akan melaksanakan shalat
dengan secepat mungkin dan akhirnya rasa malas untuk shalat berjamaah pun
timbul. Hal ini bukanlah cerminan dari seorang mahasiswa apalagi muslim sejati.
Disetiap
dampak pasti ada penyebabnya. Begitupun di setiap mahasiswa yang mempunyai
kebiasaan tidur pagi, pasti ada kebiasaan buruk yang sering dilakukan.
Begadang. Salah satu penyebab seseorang tidak bisa bangun pagi. bahkan dengan
begadang seseorang bisa menjadikan kewajiban beribadah kepada Allah menjadi
sering kesiangan. Dari seringnya kesiangan ini membuat seseorang jadi malas
untuk melakukan kegiatan lainnya. Berbeda dengan orang yang terbiasa bangun
pagi dan tidak tidur kembali, dia pasti memiliki waktu yang teratur dan bisa
menjadikan produktif. Inilah efek dari keberkahan pagi.
Maka dari itu kita sebagai generasi masa kini, apa yang
kita lakukan sekarang. Menjadi generasi produktif ataukah generasi rebahan? Yuk
kita sama-sama memperbaiki diri
Komentar
Posting Komentar